Adem Panas Potensi Batik Pekalongan Berhadapan dengan Industri Fasyen Modern



Batik pekalongan merupakan salah satu jenis batik pesisir dengan warna-warna cerah serta corak khas gabungan dari kebudayaan Jawa, Cina, Arab dan Eropa. Jenis motif paling populer dari corak Pekalongan ialah motif buketan (gambar sekumpulan bunga dari kebudayaan Eropa), motif encim (berupa penggambaran burung hong atau naga dari kebudayaan cina), dan motif djawa hokokai (gambar bunga sakura serta kupu-kupu yang diciptakan ketika masa penjajahan Jepang).

Industri batik Pekalongan sendiri, sebenarnya, sudah mulai berkembang sejak periode 1850 - 1860. Dibangunnya sentra batik seperti Pasar Grosir Batik Setono juga turut membantu perkembangan kain khas ini. Namun seiring berjalannya waktu, perekonomian para pedagang dan pengrajin kian menurun. Maraknya pembangunan di sana-sini serta mereka yang kurang update terhadap perkembangan teknologi, menjadi penghambat perputaran roda ekonomi. Jika ingin ditelisik dari hasil perkembangan model dari kain menjadi baju atau aksesoris lainnya, model-model batik Pekalongan merupakan salah satu yang paling beragam dan banyak digemari.

Ragam model baju yang dibuat dari batik pekalongan
Dari sekian banyak olahan kain batik, kurang lebih dapat dikategorikan seperti berikut :

Baju atasan
Baju merupakan olahan kain yang paling banyak ragam serta modelnya. Terutama baju wanita. Mulai dari blus, dress, tunik, rompi, blazzer, dan masih banyak lagi. Hal yang membuat corak Pekalongan bisa diaplikasikan ke banyak model ialah warna cerah serta motif bunga-bunganya. Motif cerah nan menawan tersebut mampu menghilangkan kesan tua ketika mengenakan batik.



Bawahan Batik
Jenis bawahan didominasi oleh pakaian untuk wanita. Seperti rok dan celana kulot. Modelnya pun cukup beragam seperti A-line, span, terusan, dan lain sebagainya. Cocok sekali bila dikombinansikan dengan atasan polos.

Tas Batik
Tak hanya bisa diolah menjadi pakaian, corak Pekalongan ternyata bisa dijadikan tas. Mulai dari sling bag mini yang imut, hingga handbag yang kental dengan kesan elegan.

Sepatu Batik
Kualitas pengrajin kain di Pekalongan memang tidak bisa diremehkan. Inovasi mereka seakan-akan tak ada batasnya. Sepatu pun bisa mereka gabungkan dengan batik. Alhasil, unsur keunikan desain sepatu semakin meningkat dan makin menarik perhatian.

Kendala pengrajin Batik Pekalongan
Kendati ragam serta model olahan batik pekalongan sudah kian banyak, permasalahan ekonomi tak berhenti sampai disitu. Kendala terbesar sebenarnya dari pengrajin ialah di bidang pemasaran. Rata-rata kebanyakan pengrajin hanya mengandalkan modal sendiri dan skalanya hanya industri rumahan.

Bila pengrajin ingin produk kerajinan mereka dipasarkan dengan cepat, salah satu alternatifnya ialah melalui reseller. Bagi yang belum tahu, reseller merupakan suatu usaha untuk menjual kembali sebuah barang. Biasanya para reseller ini akan memasok barang secara besar-besaran dari pengrajin untuk nantinya dijual kembali. Memang benar, produk para pengrajin ini penjualannya akan meningkat, namun secara tidak langsung harga jual mereka juga akan rusak bila di beli dalam jumlah besar sekali waktu.

Sebenarnya bila pengrajin batik lokal mau mengikuti perkembangan teknologi saat ini, kendala pemasaran ini dapat diatasi. Yaitu dengan memasarkannya secara online. Namun kendala lainnya pun datang. Biaya.

Kembali ke permasalahan awal, rata-rata pengrajin batik pekalongan hanya mengandalkan modal sendiri. Sementara, biaya untuk mengembangkan sebuah website atau toko online tidaklah murah. Untuk mengelolanya pun butuh pengetahuan lebih. Berjualan di social media yang katanya gratis itu pun bukanlah perkara mudah. Paling tidak, mereka harus mengikuti beberapa seminar pelatihan pemasaran online agar bisa berjalan dengan lancar. Dan itu juga butuh biaya yang tidak sedikit.


Solusi : bergabunglah ke marketplace online
Well, sudah kodrat manusia untuk senantiasa berfikir ketika menghadapi suatu permasalahan. Di tengah berbagai macam kendala pelik perihal pemasaran pengrajin di atas, masih ada orang-orang yang tak bisa diam melihat perjuangan mereka. Orang-orang ini berkumpul, kemudian mulai menciptakan sebuah terobosan baru dalam dunia jual beli barang, yaitu marketplace online.

Merketplace online pada dasarnya menganut pada konsep pasar di dunia nyata. Tempat bertemunya penjual dengan pembeli secara langsung. Bedanya, tempat bertemu ini ada di internet. Secara real, penjual dan pembeli memang tidak bertatap muka langsung, namun mereka tetap bisa berkomunikasi serta berinteraksi secara langsung.

Di Indonesia, marketplace online semacam ini sudah sangat banyak sekali. Sebut saja Tokopedia, BukaLapak, dan Lazada. Siapa yang tidak tahu dengan nama-nama tersebut. Penjual dapat dengan mudah memasarkan produk mereka, dengan proses pendaftaran yang sangat mudah. Simpelnya, hanya butuh foto produk dan nomor rekening untuk pembayaran.

Marketplace tempat berkumpulnya seluruh pengrajin Indonesia
Kemudahan untuk menjadi penjual di marketplace tentu memiliki sisi positif serta sisi negatif. Positifnya kita tidak perlu ribet untuk berjualan. Negatifnya, siapapun akan bisa bergabung. Selama si penjual punya barang untuk dijual, tentu akan bisa mendaftar. Tak peduli bila barang tersebut bukan barang miliknya sendiri (reseller).

Menanggapi sisi negatif tersebut, Benny dan kawan-kawannya menciptakan marketplace khusus untuk pengrajin Indonesia yang bernama Qlapa. Berbekal misi utama untuk mendorong industri lokal melalui teknologi, Qlapa benar-benar berhasil menjadi tempat paling nyaman bagi pengrajin untuk bertemu pelanggan mereka. Termasuk pengrajin batik pekalongan tersedia di qlapa.com.


Pengrajin tersebut harus melalui beberapa tahap verifikasi terlebih dahulu untuk bisa bergabung sebagai penjual. Selain untuk unsur keamanan, hal tersebut juga dilakukan untuk mengkurasi produk yang akan dipasarkan nantinya sehingga kualitas produk akan tetap terjaga, serta mampu memberikan kepuasan maksimal pada setiap pelanggannya.



http://www.blogputra.com/2017/07/blogputra-buka-jasa-like-fb-page.html

Wahyu Putra Perdana

No comments:

Post a Comment

You can comment in English or Bahasa Indonesia
No Spam !